Curhat - Saat Aku Bermain Gitar
Aku beberapa kali mengisi waktu
luangku dengan bermain gitar. Malam sebelumnya, aku habis menonton sinetron
'Mermaid In Love', aku langsung saja menyukai salah satu soundtracknya,
Viera-Rasa ini. Saat aku memainkan gitar sambil bernyanyi.........
Ku tak percaya kau ada di sini
(Kupejamkan mata. Benakku kembali ke masa lalu.
Tepatnya dalam gedung bimbelku. Dia selalu ada saat aku ingin bertanya. Aku
merasa sangat bodoh di hadapannya. Aku masih ingat lagi, itu tanggal ‘23’, dia
menunjukkan layar HP-nya. Dia berkata, “Tanggal berapa ini?”, yeah, dia hanya
mengingatkanku bagaimana aku sepertinya tidak siap sekali menghadapi UN
sebentar lagi)
Menemaniku di saat dia pergi
Menemaniku di saat dia pergi
(Nggak tahu)
Sungguh bahagia kau ada di sini
Sungguh bahagia kau ada di sini
(Saat itu, aku berangkat sendiri, temanku yang
biasa berangkat bersamaku ada ujian pondok. Saat hampir sampai, hujan turun
tidak terlalu deras, justru membawa kesejukan. Aku melihat jam di HP, aku
berangkat terlalu awal. Ya sudahlah. Aku menunggu di tempat yang menurutku
cukup luas. Setelah hujan agak redah, aku melanjutkan perjalanan ke tempat
bimbelku. Belum ada yang datang. Aku duduk sendiri. Satu. Dua. Tiga. Dia
datang. Kita berdua waktu itu, bimbel matematika)
Menghapus semua sakit yang ku rasa
Menghapus semua sakit yang ku rasa
(Aku hampir lupa kalau waktu itu aku akan UN)
Mungkinkah kau merasakan
Semua yang ku pasrahkan
Mungkinkah kau merasakan
Semua yang ku pasrahkan
(Belum sekarang. Aku selalu berdo’a, suatu saat)
Kenanglah kasih..
Kenanglah kasih..
Ku suka dirinya, mungkin aku sayang
Namun apakah mungkin, kau menjadi milikku
(Semoga)
Kau pernah menjadi, menjadi miliknya
Kau pernah menjadi, menjadi miliknya
(Bukan pernah, tapi sekarang memang jadi milik
yang lain :’( )
Namun salahlah aku, bila ku pernah merasa ini
Namun salahlah aku, bila ku pernah merasa ini
(Semoga tidak salah)
Semoga dia tidak membaca ini.
0 komentar